Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Software. Tampilkan semua postingan

Robot akan Perbaiki Jaringan Komunikasi Daerah Bencana


Jakarta - Teknologi robotika dapat diimplementasikan dalam berbagai sektor untuk membantu umat manusia. Termasuk dalam penanggulangan bencana alam yang cukup marak terjadi di Indonesia.


Bahasan mengenai hal itu turut ditampilkan dalam konferensi internasional Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI). Tajuk konferensi adalah 2011 International Conference on Advanced Computer Science and Informations Systems (ICACSIS).

"Biasanya kala bencana, menara BTS rusak dan telekomunikasi terganggu. Kehadiran robot dapat berfungsi memperbaiki fungsi komunikasi ini," kata E. Budianto dari UI saat presentasi.

Penggunaan robot menghadirkan beberapa kelebihan dan tidak mengandung risiko. Sebab jika perbaikan jaringan komunikasi mengandalkan manusia, risikonya cukup besar mengingat bahaya daerah bencana.

Dalam riset ini, diperkenalkan metode jaringan komunikasi adaptif dengan teknologi mobile ad hoc network (MANET). Teknologi ini dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan bencana dalam aspek konfigurasi dan routing secara otomatis.

Hal tersebut dilakukan dengan membangun jaringan komunikasi memakai ad hoc routing protocol dalam kumpulan mobile robot sebagai pengambil keputusan.

Saat ini, riset tersebut baru sebatas dilakukan di laboratorium. Rencananya nantinya, akan diuji coba pada situasi bencana yang sesungguhnya.

Konferensi ICACSIS sendiri berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 17-18 Desember di Hotel Mercure, Jakarta. Acara yang dibuka dekan FKUI Prof. T. Basarudin Ph.D ini menghadirkan para akademisi ilmu komputer kelas dunia dari dalam dan luar negeri.

Seperti Prof Dr Hajime Miyauchi dari Kunamoto University, Jepang. Ia memaparkan presentasi tentang Electric Power System Simulation.

Pembicara lain datang dari universitas berbagai negara seperti University of Queensland, Coventry University sampai University of London. Masing masing menjabarkan topik mengenai kegunaan ilmu komputer dalam beragam bidang.

Singkirkan Netbook, Dell Fokus buat Laptop Tipis


Jakarta - Dell sepertinya tak lagi tertarik menjual netbook. Kelas laptop kategori 10 inch ini tergantikan oleh fokus Dell pada laptop super tipis yang menyajikan performa lebih nyata, satu hal yang diklaim Dell tidak dimiliki netbook. 

"Dulu kami menjual seri Dell Mini. Kini kami fokus pada solusi menghadirkan perangkat tipis dan powerful yang kami yakini telah menuai sukses, khususnya di line XPS yang kami miliki," kata Matthew Hutchison, Director Global Consumer Dell. 

Ditambahkan Hutchison seperti dikutip detikINET dari Cnet, Jumat (16/12/2011), fokus Dell di ranah mobile consumer saat ini adalah pada produk laptop tipis.

Seperti diketahui, produk netbook memulai debutnya di 2008. Intel sebagai penguasa pasar chip menyebutkan, pada Agustus 2010 sekitar 70 juta prosesor Atom besutannya dikapalkan untuk kebutuhan laptop berukuran kecil itu. 

Selanjutnya, Apple membuat gebrakan dengan merilis iPad. Vendor komputer lain pun mengikuti jejak Apple. Perlahan, jenis komputer tablet merangsek pasar komputer pada pertengahan kedua 2010. Sejak saat itu, berbagai laporan analisa mengklaim nasib netbook berubah dan mulai terpinggirkan. 

Selain tablet, vendor komputer saat ini juga berlomba menghadirkan laptop super tipis yang disebut sebagai Ultrabook. Daya tarik laptop jenis ini, selain desainnya yang sangat tipis dan menawan, juga menjanjikan performa lebih tangguh dibandingkan netbook. Nah, mungkin hal ini juga yang menjadi pertimbangan Dell.

Duet Kakak-Beradik Asal Bandung yang Terobsesi Jadi Pengusaha Game

Agate Mobile Developer Camp 2011 yang diselenggarakan Agate Studio di Bandung menumbuhkan benih-benih pengembang game baru. Misalnya, kakak-beradik Eldwin dan Jefvin. 


Developer Camp tersebut digelar sejak 26 November hingga 17 Desember 2011. Event ini terkait kompetisi Mobile Game Developer War yang diadakan beriringan.  

Sebanyak 15 tim yang berhasil lulus seleksi dari Agate Studio mendapat kesempatan untuk memperoleh pembekalan membuat game yang sesuai dengan format ponsel. Satu tim di antaranya adalah kakak-beradik yang kini sedang mengambangkan game Beyond The Well.

Kakak-beradik itu bernama Eldwin Viriya (kakak) dan Jefvin Viriya (adik). Sang kakak yang merupakan lulusan juruan Teknik Informatika Universitas Parahyangan Bandung ini memang menyukai game sejak kecil. 

Sebelumnya Eldwin sempat membuat dua game sendiri yakni Dragmanards dan Tako Jump, yang ia publikasikan di website www.own-games.com. Kemudian, ia mengetahui adanya Agate Mobile Developer Camp dari jejaring sosial dan iseng-iseng mengajak adiknya untuk ikut.

"Setelah mengikuti selama dua minggu dan ini minggu ketiga, saya jadi tertarik untuk menjadi entrepreneur di dunia game. Banyak manfaat yang saya daparkan dari Developer Camp ini, seperti tambahan wawasan, juga mendapat pengalaman baru membangun prototype untuk platform mobile," ungkap Eldwin kepada Kompas Tekno saat ditemui di sela Developer Camp di DigiGames Suria Sumantri, Bandung, Sabtu (10/12/2011).

Dari PC ke Mobile


Eldwin mengaku selama ini ia hanya fokus mengerjakan game-game flash untuk personal computer (PC) sehingga membuat game untuk mobile adalah pengalaman baru baginya. Jika berhasil memenangkan kompetisi Developer War nanti, ia berharap bisa melanjutkan passion barunya: ingin memiliki studio game.

Jefvin, sang adik, semula mengaku tidak begitu menyukai game dan tidak pernah berniat mengikuti jejak kakaknya. Namun sejak melihat sang kakak sukses membuat dua game flash untuk PC, Jefvin akhirnya mulai bertanya-tanya dan mulai belajar sendiri tentang programing. 

Kini, ia justru yang lebih aktif belajar bahasa pemrograman dibanding kakaknya. "Koko mengajak saya mengikuti Developer Camp supaya kami sudah langsung terbentuk jadi satu tim. Karena Koko jago menggambar dan mendesain, akhirnya Koko milih jadi artist dan saya yang berfungsi sebagai programmer," jelas Jefvin.

Dari Pekan ke Pekan


Seperti apa pengalaman keduanya dalam mengikuti Developer Camp kali ini? Berikut adalah ringkasannya dari minggu ke minggu:

Minggu pertama mengikuti Developer Camp, kakak-beradik ini mendapatkan modul dan wawasan dasar mengenai game untuk platform mobile. (Modul yang sama bisa diakses di Kompas Teknomelalui link ini )

Minggu kedua mereka melakukan presentasi yang terdiri dari Story Board, Screen Flow, Concept Art, dan Mock Up. Story Board berfungsi untuk menjelaskan cerita keseluruhan dari game. Screen Flow berfungsi untuk menjelaskan alur cerita game mulai dari membuka game hingga game selesai. 

Concep Art berfungsi untuk menjelaskan karakter-karakter di dalam game, termasuk nama, ciri-ciri, dan ukuran karakter di dalam game. Sedangkan Mock-Up adalah tampilan game berukuran 320 x 240 pixel yang sudah diatur oleh mereka selaku developer agar game bisa sesuai dengan ukuran layar ponsel.

Minggu ketiga Eldwin dan Jefvin mulai membuat prototype game mereka. Eldwin menggambar karakter menggunakan Pen Tablet yang terhubung langsung dengan software GIMP. Sedangkan Jefvin melakukan coding game untuk menyesuaikan desain dengan bahasa pemrograman. 

Minggu keempat, game mereka yang sudah jadi akan dimasukkan ke dalam Ovi Store. Mereka akan berkompetisi dengan yang lain untuk menjadi pemenang, yaitu yang mendapat unduhan paling banyak.

LG Prada 3.0 Siap Bergaya



Bogor - Ponsel premium LG hasil kolaborasi dengan brand fashion Prada siap meluncur awal 2012, seperti yang diperkirakan sebelumnya. Jika sebelumnya LG belum bersedia memberi bocoran mengenai ponsel tersebut, pekan ini perusahaan asal Korea Selatan itu mulai memperkenalkan LG Prada 3.0 ke publik. 

Keseluruhan tubuh ponsel berwarna hitam klasik yang tampak elegan. LG Prada 3.0 tampil dengan layar Super AMOLED 4,3 inch yang diklaim memiliki tingkat kecerahan tertinggi di dunia. Berbalut filosofi Prada, handset ini menyajikan layar sentuh full glossy di bagian depan dan pola Saffiano khas Prada di bagian belakang. 

Tak hanya tampilan luar yang gaya, LG Prada 3.0 pun berupaya memenuhi kualitas performanya. Dibekali prosesor dual-core 1.0GHz dan arsitektur Dual-Channel, ponsel ini diklaim bisa ngebut. Terdapat pula dual-band wi-fi untuk konektivitas kecepatan tinggi saat sedang dibawa kemana-mana. 

Dilansir Cellular-news dan dikutip detikINET, Kamis (15/12/2011), LG Prada 3.0 pun menawarkan penggunanya menciptakan user interface dengan ikon dan menu hitam, putih dan abu-abu yang unik.

Sayangnya, LG belum mau memberitahukan banderol harga ponsel tersebut. Namun karena termasuk dalam kategori premium, diperkirakan harga ponsel berbasis Android Gingerbread ini di atas rata-rata harga smartphone kebanyakan. 

Spesifikasi LG Prada 3.0

- Sistem operasi: Android Gingerbread
- Memory: 8GB
- Ukuran layar: 4,3 inch
- Resolusi: WVGA (800 x 480)
- NOVA Display: 800 nit
- Kamera: 8MP
- Prosesor 1,0GHz Dual-Core/Dual Channel
- Baterai: 1540mAh

Toko Aplikasi Microsoft Siap Sambut Aplikasi "Open Source"


Tampilan Start Screen / Menu Windows 8
Bogor, Kost'anku - Microsoft berencana untuk mengizinkan aplikasi open source yang berada di bawah lisensi Open Souce Initiative (OSI), dapat didistribusikan di toko aplikasi barunya, Windows Store.
Meski demikian, aplikasi open source tersebut harus memenuhi Standar Application License Terms dari Microsoft, yang melarang sharing aplikasi.

Aplikasi open source bisa diartikan sebagai perangkat lunak dengan sistem pengembangan terbuka. Sistemnya tidak dikoordinasi oleh individu atau lembaga, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama memanfaatkan kode sumber (source code) agar dapat dipelajari cara kerjanya, diubah, atau dikembangkan lebih lanjut, dan disebarluaskan.

Jika Microsoft berkendak demikian, kesempatan ini dapat membantu pengembang open sourceyang sering terhalang oleh peraturan ketat yang diterapkan Apple di App Store.

Bagi pengembang yang ingin mendistribusikan aplikasi di Windows Store, Microsoft mengenakan biaya registrasi 49 dollar AS untuk pengembang individu dan 99 dollar AS untuk pengembang perusahaan.

Ada banyak skema penjualan yang bisa digunakan di Windows Store. Pengembang bisa menawarkan aplikasi gratis, aplikasi trial (dengan batasan waktu penggunaan), ataupun aplikasi berbayar.

Untuk aplikasi berbayar, penjualan di bawah 25 ribu dollar AS akan dikenakan skema pembagian keuntungan 70/30 dengan keuntungan terbesar bagi pengembang. Jika penjualan sudah mencapai lebih dari 25 ribu dollar AS maka pembagian keuntungan naik menjadi 80/20.

Sistem operasi Windows 8 versi beta (uji coba) baru akan diluncurkan pada Februari 2012. Microsoft akan menggunakan antarmuka baru yang disebut Metro pada Windows 8.
Di bulan yang sama, juga akan diluncurkan Windows Store. Windows Store akan berfungsi sebagai pusat download berbagai aplikasi untuk PC, notebook, dan tablet yang memakai sistem operasi Windows 8. Tak jauh berbeda dengan iTunes App Store milik Apple.

Aplikasi Facebook untuk iPad Telah Meluncur Menyajikan Kemudahan & Kenyamanan Lebih Baik

Bagi pemiliki iPad yang sudah menginstall aplikasi Facebook tentu menyadari bahwa aplikasi tersebut bukanlah didesain untuk iPad tetapi hanya iPhone yang juga bisa digunakan di iPad dengan tampilan dan fitur yang tentu tidak maksimal kalau digunakan di iPad.

Nah karena itu Facebook kali ini sudah menyediakan aplikasi Facebook khusus untuk iPad yang bisa memanfaatkan keuntungan dari multitouch pada iPad dan ukuran yang lebih besar sehingga menyajikan user interface dan layout lebih leluasa dan nyaman digunakan di iPad.
Aplikasi ini bisa didownload gratis di Apple App Store.
Fitur-fitur utama di FB bisa diakses secara fun dengan aplikasi ini, seperti berkirim pesan, photo, video, chat bahkan gaming juga bisa dan tentu mengakses news feed pun bisa dilakukan dengan mudah.